Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)

Pengecoran Jalan Komplek Pertanian Atsiri Permai, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede-Bogor

 Kepala Desa Ragajaya, Eko Supriyadi (kaos hitam)
Bojonggede (d'MonitorBogor) - Komplek Pertanian Atsiri Permai, terdiri dari 2.000 rumah di atas lahan 40 ha. Berada di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede-Bogor. Dibangun oleh Yarumtani bekerjasama dengan Perumnas pada tahun 1996. 

Sampai saat ini, komplek tersebut belum diserahkan oleh pengembang (Yarumtani) ke Pemkab Bogor. Warga, melalui Ketua RT dan RW telah melakukan berbagai upaya, namun belum berhasil. Sebagai akibatnya, pemeliharaan jalan tidak dapat dibiayai dari APBD Pemkab Bogor dan dari Anggaran Desa.

Dengan usianya yang lebih dari 20 tahun, banyak fasilitas sosial dan fasilitas umum yang memerlukan perbaikan, terutama jalan. Untuk perbaikan jalan secara permanen, dibutuhkan  anggaran yang cukup besar. Hal ini, tentu memberatkan warga. Perbaikan dilakukan warga secara parsial, dan tidak permanen. Akibatnya, jalan yang telah diperbaiki tidak bertahan lama.

Kepala Desa Ragajaya, Eko Supriyadi merasa sangat prihatin melihat kondisi jalan di Komplek ini. Bersama dengan para Ketua RT dan Ketua RW, dirinya mengajak warga secara bersama-sama melakukan pengaspalan jalan hotmix.

Biaya pengaspalan hotmix, 50% bersumber dari iuran warga, dan 50% dari sumbangan pribadi Kepala Desa Ragajaya.

Hari Senin (14/1), Jalan Kacapiring Raya (RT.02) dan Jalan Kecubung I (RT.03) dilakukan pengaspalan hotmix. Pengaspalan ditinjau langsung Kepala Desa Ragajaya (Eko Supriyadi), Ketua RW.012 (Asyir Syafaat, SH), Sugiyanto (Ketua RT.02), Dedy Laksana (Ketua RT.03) dan warga.

Ketua RW 02, Asyir Syafaat, SH menjelaskan, seluruh warga komplek sangat berterima kasih atas bantuan Kepala Desa, Bapak Eko Supriyadi. Alhamdulillah, selama kepemimpinan beliau, 60% persen lebih, jalan di komplek telah diaspal hotmix.(Agus Pranoto)