Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)

Perilaku Elit Politik Berkearifan Lokal

Agus Pranoto
Bogor (d'MonitorBogorDalam beberapa bulan terakhir ini, banyak pernyataan elit politik yang kontroversial.  Tidak sedikit ujaran yang bernada pelecehan terhadap pemerintah, pejabat negara, dan alim ulama. Bahkan, banyak pula yang bersifat hoax.

Antara pelaku politik saling melecehkan, sindir menyindir, bahkan saling mempersoalkannya keranah hukum. Imbasnya, terjadi kegaduhan di masyarakat. Media sosial penuh dengan ujaran kebencian. Hal ini, tentu sangat disayangkan. Pernyataan seperti itu, bukan saja tidak mengedukasi masyarakat, tapi berpotensi dapat memecah belah bangsa.

Hal tersebut dapat dilihat dari perilaku para pelalu politik praktis dalam masa kampanye saat ini, yang tidak mencermikan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang sesungguhnya, bahkan mereka hanyalah mencerminkan prilaku keserakahan kekuasaan belaka.

Sejatinya seorang pelaku politik praktis harus berkomitmen pada fatsun politik, seyogyanya berprilaku yang berkearifan lokal. Sehingga kekuasaan yang kelak akan diraihnya, adalah amanah rakyat yang akan dipertanggung jawabkan di dunia dan akherat.

Rasanya, kalau pemahaman kekuasaan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Indonesia, maka kristalisasi nilai-nilai politik dalam hati dan pikirannya, juga akan sesuai dengan nilai-nilai budaya, dan agama yang mejadi acuan dalam segenap perilakunya.

Sudah saatnya perilaku elit politik kembali ke kearifan lokal, untuk menjadikan Indonesia Lebih Maju.

Pengamat Sosial Politik